Malam..semakin dingin Langitpun terhampar luas bagai tangan memeluk jagat Rembulan terbias cerah di ujung pucuk janur tiada lelah menebar hangatTak pernah berhenti menyelimuti langit.
Sendiri kuingin merilis kisahKisah cinta yang baru hari ini aku merasakannya( “maaf” anda tidak perlu kasihani saya!)
Dulu waktu saya sekolah Dulu waktu saya mondok“Doktrin” yang selalu menjadi sarapan dan santapan setiap kali aku bernafasAdalah “fa...!,mereka memanggilku wafa atau Fa..saja.Tak ada yang paling patut di cintai dan dirindui dikehidupanmu kecuali “Allaah”Tak ada yang paling layak dan patut di inginkan cintanya kecuali “Allaah”Maka dari itu mengapa pesan utama dari para Ulama’ ‘cintailah karenaNya’-----Malam semakin pekat sajaBohlam bohlam di ujung jalanan semakin redup Lagu “Redemption Song” dari Bob Marley mengalun merdu..membuat suasana serasa lengkap sajaromantis ...anginpun sejuk erat memamah tubuh kecilku yang hanya terbungkus kaos oblong.Imajinasi dan angan seakan menemukan sayap baru..
Kulanjutkan ya!Kini...? Disini ..Ternyata aku semakin sadar Bahwa tak ada yang patut dicintai dan dirindukan kecuali “Allah”Dengarkan ini.~ kalo kamu mencita sesuatu karena sesuatu itu sangat anggun dan cantik dimatamu Maka ketahuilah bahwa apa yang pernah dijamah matamu dan anggun dimatamu Tak ada apa apanya jika dibanding keanggunanNYA bahkan nikmat yang dijanjikan disurga yang paling agung adalah nikmat bisa menatap wajahNya yang tak bisa tergambarkan dengan apapun (Wallaahul jaamil Yuhibbul jamal – el hadist)~ Jika kamu mencintai sesuatu karena sesuatu itu sangat perhatian dan selalu mencurahkan kasih sayangnya padamu maka ketahuilah bahwa tidak satu orangpun yang lebih baik dan perhatian selain Allah. Setiap langkah dan bahkan setiap nafas yang kita lakukan adalah bukti kasih sayangnya.Pernahkan dia minta bayaran setiap kali mata ini kita gunakan ?Pernahkah dia minta imbalan setiap kali tangan ini kita pakai ?Pernahkah dia minta upah setiap kali doa kita Dia kabulkan ?Dia beri GRATISS...!!!!Walau sejatinya semua ini murni milikNya.,,(Wallaahu khalaqakum wamaa taf’alun – el ayah)~ jika alasan kamu mencintai sesuatu karna sesuatu itu sangat mengesankan dan romantis padamu, maka renungkanlah ketika Allah menyuguhkan hamparan langit yang tiada bosan menatap dan tersenyum padamu Maka renungkanlah ketika Allah ciptakan mentari yang selalu hangat mengawali pagimu dan rembulan yang tak lelah lelah menaungi mimpimu.Maka renungkanlah ketika kamu sudah tidak mempunyai siapa siapa dan apa apa lagi selain selembar nafasmu kemudian kamu menangis mengadu mencurahkan keluh kesahmu padaNya...lihatlah renungkanlah Dia..Dia..Allaah Azza wajallah dengan setia dan penuh cinta mendengarkan curahan hatimu..dan memberimu jalan keluar dari semua masalah dan gundahmu.( Wamayyattaqillaaha yaj’al lahuu makhrajaan –el ayat)
Sekarang apa kamu masih mencari cinta selainnya ?Saya kira kamu tidak sebodoh itu kawan !!
( Tiada yang bisa menghapus syahwat dan ambisi ambisi negatif selain rasa takut dan cinta padaNya yang mendalam dan mengakar dalam nafas terpatri kokoh dalam hati – “Al hikam..Ibnu Ata’illah”)
Akhirnya kita tetap berpasrah diri padaNYA upayakan segenap upaya
usahakan segenap usaha agar dia memberi kita kesempatan mereguk Cintanya yg segar yg dapat meredam gelisah yg Hambar hampir membuat kita terkapar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar